BULUNGAN– Yayasan Cendekia Taka bersama Yayasan Ikatan Penyuluh Agama Islam Honorer (IKPAH) Indonesia menggelar Kajian Kisah Inspiratif bertempat SD IT di Jl Semangka, Tanjung Selor pada Sabtu (10/10). Kegiatan bertujuan menguatkan iman, ahlak, karakter dan keteladanan di tengah kehidupan masyarakat.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dyah Astutik, SE, MAP turut hadir dan menyampaikan apresiasi serta dukungan Pemkab terhadap pelaksanaan kegiatan. Diterangkan, dalam kehidupan, kita sering menemukan keberhasilan seseorang tidak selalu lahir dari keadaan yang mudah.
”Banyak orang berhasil justru karena mampu melewati berbagai ujian, keterbatasan, kegagalan dan tantangan dengan kesabaran serta keyakinan kepada Allah SWT,” terangnya.
Melalui kajian kisah inspiratif, peserta pun diajak untuk mengambil hikmah, meneladani perjuangan, memperbaiki diri dan menumbuhkan semangat untuk menjadi manusia lebih baik.
”Terlebih dalam perspektif Islam, kehidupan Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik bagi kita semua. Beliau mengajarkan tentang kejujuran, kesabaran, kasih sayang, keteguhan hati, kepedulian terhadap sesama serta bagaimana membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman,” paparnya.
Lanjutkan Dyah Astutik, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat di Bulungan. Staf Ahli juga menegaskan peran strategis Penyuluh Agama yang bukan hanya menyampaikan pesan-pesan keagamaan.
“Tapi juga membangun kesadaran masyarakat, memberikan pencerahan, memperkuat ketahanan keluarga, membina generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai toleransi, persaudaraan dan kepedulian sosial”. (*)


























