Program Makmur PT Pupuk Kaltim Berhasil Panen Raya Padi di Panca Agung

TEROPONGBORNEO.MY.ID, BULUNGAN – Setelah sekitar 4 bulan lalu melakukan tanam perdana, program Makmur dari PT Pupuk Kaltim berhasil melakukan panen raya padi di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara pada Sabtu (5/3).

Panen dirangkai peresmian Gubuk Makmur berupa tempat penjualan hasil pertanian dan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bulungan Ingkong Ala, SE, M.Si beserta jajaran direksi PT Pupuk Kaltim.

Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim, Hanggara Patrianta menjelaskan, program Makmur dengan visi Mari Kita Majukan Usaha Rakyat melalui Pupuk Indonesia menargetkan lahan seluas 60 ribu hektare. Hingga Februari 2022 sebanyak 20 ribu hektare lahan pertanian ikut menjalankan program Makmur, dan di Kaltara ditargetkan seluas 12 ribu hektare. Sementara untuk Kabupaten Bulungan seluas 679 hektare.

“Di Bulungan masih terhitung sedikit dan mungkin harus kita tingkatkan lebih banyak lagi. Hari ini kita panen sekitar 18 hektare lebih dari luas total 24 hektare dengan produktifitas sekitar 5 ton di Desa Panca Agung,” ungkapnya. DIlanjutkan, program Makmur bertujuan meningkatkan produktifitas pertanian dan pendapatan petani. PT Pupuk Kaltim juga menyampaikan terima kasih atsa dukungan Pemprov Kaltara, Pemkab Bulungan, BRI serta Bumdes dalam menjalankan program Makmur.

Sementara, Wabup dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih atas komitmen PT Pupuk Kaltim dan Pemprov Kaltara dalam membangunan pertanian di Bulungan. Hal tersebut sejalan dengan visi Mewujudkan Kabupaten Bulungan yang Berdaulat Pangan, Maju dan Sejahtera.

“Kami juga terus berupaya ke depannya Kabupaten Bulungan ini tidak hanya dapat berdaulat pangan, tetapi juga dapat menjadi penyangga pangan bagi Provinsi Kaltara maupun ibukota negara yang baru di Provinsi Kalimantan Timur,” kata Wabup. Dilanjutkan, Presiden RI, Joko Widodo pernah menyampaikan, bahwa jumlah penduduk dunia pada tahun 2045 mendatang diperkirakan akan menjadi 9 miliar jiwa. Pertambahan penduduk ini memerlukan pangan yang lebih besar, termasuk beras yang paling tinggi dikonsumsi oleh rakyat Indonesia.

Jokowi juga berpesan kepada daerah di seluruh Indonesia agar tidak terlalu mudah menghilangkan lahan-lahan persawahan atau lahan untuk tanaman padi. karena semakin sedikit lahan maka produksi beras juga akan semakin sedikit yang dapat mengakibatkan harga beras menjadi mahal.

“Oleh sebab itu, intensifikasi lahan maupun peningkatkan produktifitas lahan pertanian menjadi isu penting termasuk di daerah kita di Provinsi Kaltara secara umum, dan khususnya di Kabupaten Bulungan,” tandasnya. Wabup juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada bapak ibu petani khususnya di Desa Panca Agung yang berhasil melaksanakan panen raya padi.

Termasuk kepada petugas pendamping dan penyuluh pertanian yang turut membantu petani meningkatkan hasil pertaniannya.

Ditegaskan, sektor pangan termasuk pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Bulungan, mengingat cukup besarnya peluang dan potensi sektor ini yang masih dapat dikembangkan dan diberdaya gunakan untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, dan sekaligus pengembangan perekonomian daerah. (admin-03)

sumber-pemkab.