Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Teringat Ganjar Pranowo Inisiasi Jogo Tonggo Saat Covid-19

SURABAYA – Polda Jawa Timur meluncurkan program Polisi Jogo Sekolah untuk mencegah perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai pengaruh negatif yang mengancam pelajar. Program yang diluncurkan (26/10/2026) ini mengingatkan pada gerakan Jogo Tonggo yang diinisiasi Ganjar Pranowo saat menjabat Gubernur Jawa Tengah di tengah pandemi Covid-19 pada 2020.

Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan program Polisi Jogo Sekolah bertujuan melindungi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Program ini mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dengan menempatkan polisi sebagai mitra sekaligus pendamping pelajar di lingkungan sekolah.

Melalui program tersebut, personel kepolisian akan memberikan edukasi mengenai perundungan, batasan dalam pergaulan, serta konsekuensi hukum dari tindakan yang melanggar aturan. Polisi juga akan berkoordinasi dengan guru Bimbingan dan Konseling (BK), kepala sekolah, wali kelas, orang tua, serta dinas pendidikan untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Sementara itu, Ganjar Pranowo lebih dahulu menggagas gerakan Jogo Tonggo di Jawa Tengah pada 2020 untuk menghadapi pandemi Covid-19. Gerakan tersebut mengandalkan gotong royong warga di tingkat rukun warga (RW), mulai dari menjaga kesehatan tetangga hingga membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak pandemi. Program ini diperkuat melalui Instruksi Gubernur Jawa Tengah Nomor 1 Tahun 2020.

Jogo Tonggo kemudian menjadi salah satu pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam penanganan pandemi di Jawa Tengah. Pemerintah provinsi juga menyebut gerakan tersebut menginspirasi berbagai inisiatif lain, termasuk Jogo Sekolah.

Kini, Polda Jatim mengusung nama Polisi Jogo Sekolah dengan fokus pada perlindungan pelajar dari perundungan, tawuran, dan narkoba. Meski memiliki kemiripan pada penggunaan istilah jogo yang berarti menjaga, kedua program tersebut memiliki sasaran dan bentuk pelaksanaan yang berbeda. ***