Gubernur : Mestinya Pajak Ekspor Batu Bara Yang Naik, Bukan PPN

0 0
Read Time:46 Second

SAMARINDA – Gubernur Kaltim H Isran Noor memberi komentar soal  keputusan pemerintah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN)  dari 10% menjadi 11%, sejak April 2022 lalu.

“Mestinya, yang harus dinaikkan itu pajak ekspor batu bara, minyak maupun CPO. Karena, jika pajak ekspor batu bara dan sejenisnya itu naik, tentu tidak akan membebani rakyat,” tegas Gubernur  Isran Noor belum lama ini.

Menurut Isran, jika yang dinaikkan itu PPN, maka masyarakat yang akan langsung merasakan dampaknya.  Padahal yang seharusnya dinaikkan adalah pajak untuk ekspor batu bara dan CPO dimana saat ini harganya saat ini sedang tinggi.

Gubernur mempertanyakan mengapa pemerintah tidak mengambil kebijakan untuk menaikkan pajak ekspor batu bara dan CPO, bukan PPN.

“Pusat hanya menaikkan PPN, menjadi 11 persen. Itu benar-benar dihadapi rakyat. Jika, masyarakat membangun rumah saja dengan nilai Rp200 juta, maka itu akan kena PPN. Seharusnya, jumlah pendapatan pajak ekspor batu bara dan CPO itu yang dinaikkan,” tandasnya. (admin/TB/HR)

Sumber-adpimprov kaltim

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%