Di Berau PTMT Berjalan Normal

TEROPONGBORNEO.MY.ID, BERAU – Hingga pekan keempat pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di Bumi Batiwakkal berjalan normal. Meskipun saat ini dua Kecamatan berstatus zona kuning. Yakni Tanjung Redeb dan Teluk Bayur.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan (Disdik) Berau Adang Salik, hingga kini memang belum ditemukan klaster untuk PTM di bidang pendidikan SMP. Sehingga PTMT akan terus dilakukan, meskipun ada beberapa evaluasi. “Evaluasi tetap dilakukan. Menyesuaikan wilayah juga,” tuturnya, Minggu (7/2) lalu.

Adang melanjutkan, pelaksanaan PTMT untuk SMP di Berau sudah 100 persen. Dengan dua waktu pertemuan, yakni pagi dan siang. Hal ini untuk mengurangi waktu bertemu antar pelajar dan memecah keramaian saat pelaksanaan belajar mengajar di dalam kelas.“Tetap dua pertemuan kita terapkan. Itu belum diubah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan SD, Mardiatul Idalisah menegaskan, untuk sekolah dasar sendiri, ada beberapa evaluasi yang dilakukan. Seperti jam pulang sekolah. Jika sebelumnya hanya memakan waktu sekira 15 menit, untuk yang masuk pagi keluar kelas dan digantikan yang masuk siang. Kini waktunya mencapai 2 jam.

Menurutnya, hal ini untuk mencegah pertemua gelombang satu dan dua.“Kemarin itu kami evaluasi, waktunya mepet dan kerap bertemu, akhirnya kita perpanjang waktunya,” ucapnya.

Ia mengatakan, sebelumnya jika yang masuk pagi pulang pukul 09.00 Wita, dan jam siang masuk pukul 09.15 Wita. Hal tersebut menyebabkan pertumpukan, sehingga revisi akan diberlakukan. Yakni dari 09.00 Wita, kemudian yang masuk siang mulai pukul 11.00 Wita.“Ini untuk memberikan space, agar tidak terjadi pertemuan dengan siswa yang masuk siang,” ungkapnya.

Mardiatul menambahkan, terkait dengan sistem vaksinasi, saat ini terdata ada lima sekolah yang sudah melaksanakan vaksinasi, yakni bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan juga Polres Berau. Ia mengatakan, target untuk 33 ribu pelajar usia 6-11 tahun dalam dua bulan.

Ia mengatakan, hal ini tidak mungkin tidak bisa tercapai. “Ini kan kolaborasi tiga instansi, guna mempercepat sistem vaksinasi tersebut,” katanya.

Ia melanjutkan, terkait masuknya PPKM level 2, untuk saat ini belum ada perubahan. Hanya saja, setiap pekannya akan ada revisi. “Iya revisi terus diberlakukan, karena in ikan masih masa pandemi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Wilayah VI Kabupaten Berau, Juanita Sari mengatakan, untuk saat ini PTMT untuk tingkat SMA/SMK sederajat masih bertahan di 50 persen tingkat kehadiran. Sedangkan 50 persennya mengikuti pembelajaran sistem daring. “Masih, belum ada evaluasi, hanya pemantauan,” tambahnya.

Ia mengatakan, untuk kelas 12 kemungkinan akan diprioritaskan untuk hadir. Mengingat, pada Maret mendatang, akan dilakukan ujian praktek. Tentu, siswa kelas 12 lebih banyak membutuhkan waktu untuk tatap muka.

“Untuk seluruh SMA dan SMK sudah 100 persen. Kehadiranya yang dibatasi, dan juga hanya sampai pukul 12.00 Wita,” pungkasnya. (admin-01)