BULUNGAN – Bupati Bulungan Syarwani. S.Pd, M.Si, Wakil Bupati Kilat. AMD dan Sekda Bulungan Risdianto menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bulungan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Bulungan dan HUT ke-236 Kota Tanjung Selor di Ruang Sidang Datu Adil / Ruang Rapat Paripurna DPRD Bulungan (Jl. Ulin, Tanjung Selor). Kamis, 8 Oktober 2026.
Dengan membawa tema Peringatan tahun ini mengangkat tema “Pelestarian Budaya, Mantapkan Potensi Unggul, Bulungan Berkelanjutan”. Seluruh peserta paripurna hadir dengan mengenakan Baju daerah masing-masing sebagai wujud penghormatan terhadap identitas dan budaya lokal.
Rapat paripurna di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Bulungan Riyanto.S.Sos, turut hadir Wakil ketua DPRD Kabupaten Bulungan H. Dwi Sugiarto, S.Pd dan Tasa Gung, S.Pd, Sekwan DPRD Bulungan Chas Darmawan beserta anggota DPRD lainya. Hadir pula Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, S.E jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian paripurna diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan sejarah singkat Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan. Sambutan Ketua DPRD Bulungan Riyanto mengatakan, peringatan hari jadi bukan sekadar momentum bertambahnya usia daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan daerah dalam membangun dan berkembang hingga saat ini.
Riyanto ucapkan terima kasih hingga pada saat ini pemerintahan yang terus berkelanjutan dan berkesinambungan hingga saat ini maju bergerak dan maju terus, Ia juga mengajak Pemerintah Kabupaten Bulungan dan seluruh pihak untuk terus menjaga semangat serta kekompakan dalam membangun Bumi Tenguyun, termasuk di tengah kondisi fiskal yang saat ini menghadapi tekanan.
Sementara Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd. M.Si menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulungan ke-66 dan Tanjung Selor bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk mengingat perjalanan sejarah serta memperbarui komitmen pemerintah kepada masyarakat.
“Hari ini bukan sekadar seremoni, ini adalah ruang refleksi, ruang untuk mengucap terima kasih, dan ruang untuk memperbarui janji bahwa pemerintah daerah hadir untuk melayani, bukan dilayani,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan Bulungan ke depan berlandaskan pada Visi “Kabupaten Bulungan yang Berdaulat dan Unggul melalui pembangunan Hijau Yang Berkelanjutan” serta 5 Misi dan 10 Program Kegiatan Prioritas dan 15 Program Prioritas Daerah pembangunan SDM, peningkatan daya saing ekonomi Masyarakat, pemerataan infrastruktur, serta penguatan reformasi birokrasi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memaparkan berbagai capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif, di antaranya Berdasarkan harga konstanta, nilai RPJMD Bulungan tahun 2025 mengalami kenaikan 14.406,25 Triliun Rupiah naik sebesar 0,79 Triliun Rupiah dari 13.687 Ribu Rupiah pada tahun sebelumnya, hari ini menunjukan selama setahun 2025, peningkatan pertumbuhan perekonomian 5,40%.
Mengenai isu kemiskinan tingkat Kabupaten Bulungan 2021 yang semula banyak isu kemiskinan Kabupaten Bulungan berada diangka 486an perkapital dengan jumlah penduduk miskin 13,480 dengan prestasi 10,3%. Maka mengenai isu jumlah kemiskinan kabupaten Bulungan tunun menjadi 9,92 ribu atau menjadi 7,26%.
Hal ini merupakan kerja nyata seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan, demikian juga dengan indek pembangunan manusia (IPM), di tahun 2021 sampai 2025 di Kabupaten Bulungan selalu memiliki angka positif diantaranya 72,27% darimana 2025 mengalami peningkatan menjadi 74,53%, demikian dengan partisipasi angkatan kerja ada kenaikan dari 2025 menjadi 72,96%, hal ini membuktikan hampir 7 sampai 10 usia aktif secara ekonomi, jenjang pengangguran terbuka atau TTP mengalami penurunan dari 4,33% pada tahun 2024 menjadi 4,4%.
Poin Penting Arahan Bupati Syarwani menekankan pentingnya birokrasi yang adaptif, inovatif, serta percepatan digitalisasi pelayanan publik yang transparan dan berbasis data. “Ini bukan sekadar angka, tetapi tanda bahwa pertumbuhan di Bulungan makin tumbuh pesat, Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen daerah untuk terus menjaga solidaritas dan persaudaraan dalam membangun Bulungan. “Perbedaan pandangan politik adalah hal biasa; yang luar biasa adalah ketika setelah berbeda, kita tetap bisa duduk bersama merajut masa depan Bintan,” ungkapnya.” tegas Bupati. (Red).


























