TANJUNG SELOR, teropongborneo.my.id – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara menerima kedatangan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bulungan di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Utara. (16/3).
Maksud dari kedatangan ini untuk menyampaikan aspirasi terkait kelangkaan minyak goreng yang terjadi akhir-akhir ini ditengah masyarakat.
Dalam pertemuan ini perwakilan dari PMII Kab. Bulungan menyampaikan beberapa poin kepada Anggota DPRD Prov. Kaltara. Beberapa point tersebut menuntut agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara untuk segera tegas dalam mengimplementasikan harga tertinggi pangan di Kalimantan Utara ini agar harga pangan jelas di masyarakat.
Selanjutnya, perwakilan PMII juga menyampaikan untuk persoalan minyak goreng yang saat ini sedang langka di masyarakat. Dimana akhir-akhir ini banyak antrian minyak goreng yang terjadi di masyarakat khususnya di Provinsi Kalimantan Utara, masyarakat berharap ada perhatian dan solusi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan DPRD Prov. Kaltara terkait permasalahan ini.
Pada kesempatan ini Anggota DPRD menanggapi aspirasi yang telah disampaikan oleh perwakilan PMII Kab. Bulungan. Dimana saat ini Anggota DPRD bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus berusaha untuk menyelesaikan masalah kelangkaan minyak goreng di masyarakat.
Ketua Komisi II Achmad Usman menyampaikan dalam pertemuan ini bahwa beberapa hari yang lalu Anggota DPRD bersama OPD terkait membahas untuk masalah ini. Dalam pertemuan itu, Anggota DPRD melalui Komisi II mengingatkan kepada masyarakat agar tidak panik dan dalam membeli minyak goreng secukupnya sesuai dengan kebutuhan.
Pada saat ini pemerintah telah menyiapkan stock minyak goreng untuk kebutuhan masyarakat di Kaltara. Dalam waktu dekat ini, Pemerintah Prov. Kaltara akan mendatangkan beberapa kontainer minyak goreng untuk memenuhi stock di masyarakat kaltara.
Beberapa hari ini juga pemerintah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Prov. Kaltara juga telah mengadakan Operasi Pasar Minyak Goreng di halaman kantor Disperindagkop.
Dengan dilakukan Operasi Pasar ini diharapkan dapat mengurangi kelangkaan minyak goreng dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Anggota DPRD dan Pemerintah Prov. Kaltara akan terus mengawal untuk permasalahan ini agar masalah kelangkaan minyak goreng di Kaltara dapat segera selesai dan harga pangan juga segera kembali normal.(admin).
sumber-hms.

















