BULUNGAN – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemkab Bulungan, Septi Ding, SE MAP, menghadiri peresmian Kapel Rumah Doa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanjung Palas Barat sekaligus membuka Student Christian Spiritual Camp Tahun 2026 di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Kamis (5/11/2026).
Peresmian dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti, disaksikan para undangan dan keluarga besar SMA Negeri 1 Tanjung Palas Barat.
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Zainal A Paliwang, SH, M.Hum menyatakan menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur, pekerja, masyarakat, dan pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan rumah ibadah tersebut. “Saya mendoakan semoga seluruh donatur, pekerja, dan pihak yang membantu pembangunan kapel ini mendapat berkat dan limpahan rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Ia mengatakan, keberadaan Kapel Rumah Doa melengkapi fasilitas ibadah di lingkungan sekolah. Sebelumnya, pada 2021, telah diresmikan Mushola Nurul Ilmi sebagai sarana ibadah bagi umat Islam. Pembangunan Kapel Rumah Doa tersebut telah dimulai sejak peletakan batu pertama pada 2020. Proses pembangunannya dilakukan melalui dana swadaya, partisipasi masyarakat, serta bantuan sukarela dari berbagai pihak. Ungkap Gubernur.
Menurutnya, keberadaan dua rumah ibadah tersebut menjadi gambaran nyata kerukunan antar umat beragama, toleransi, dan semangat gotong royong yang terbangun di lingkungan pendidikan Bumi Benuanta. Sebagai Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, bangunan rumah ibadah tersebut juga telah dilengkapi berita acara serah terima sebagai bagian dari penatausahaan aset daerah yang akuntabel. Ungkap Zainal.
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemkab Bulungan, Septi Ding, SE MAP, Peresmian Kapel Rumah Doa SMA Negeri 1 Tanjung Palas Barat dirangkai kegiatan Student Spiritual Camp dan syukuran oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara.
Septi Ding, SE MAP. Pembangunan Kapel dilaksanakan melalui swakelola dan partisipasi masyarakat bersama Komite Sekolah sekaligus menjadi bagian upaya pembinaan iman, spiritualitas dan karakter para siswa.
Lanjutnya Septi Ding, Para peserta Student Christian Spiritual Camp, agar kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memperdalam iman sekaligus membentuk karakter generasi muda yang jujur, peduli, dan bertanggung jawab. Ia berharap semangat toleransi, kerukunan, dan pembentukan karakter generasi muda terus terjaga sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Bulungan dan Kaltara yang Maju, Makmur, dan Berkelanjutan.
Saya mengucapkan selamat dan apresiasi atas peresmian Kapel serta kegiatan Spiritual Camp dan mengajak semua pihak menjaga fasilitas yang telah dibangun. “Setiap bantuan dan kebaikan yang diberikan sangat berarti bagi kemajuan sekolah yang kita banggakan ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bergotong royong, khususnya Gubernur Kalimantan Utara. (ADV).

















