BULUNGAN – Keamanan pangan dalam situasi pandemi Covid-19 merupakan kunci utama untuk tetap sehat selain penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Bupati Bulungan melalui Asisten Administrasi Umum, Adi Irwansyah MS, SH, M.Si menyampaikan hal itu dalam Seminar Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan di Hotel Grand Pangeran Khar di Jl Katamso, Tanjung Selor pada Senin (25/10).
“Menjadi tanggungjawab kita bersama untuk memperhatikan keamanan pangan mulai dari yang memproduksi, baik dari dapur rumah tangga, ataupun pelaku usaha, pihak sekolah, komunitas pasar sampai masyarakat hingga perseorangan,” terangnya dalam kegiatan yang berlangsung selama 3 hari pada 25 – 27 Oktober 2021 dengan narasumber dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan dan Dinkes Bulungan. Dijelaskan, kegiatan merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 terkait Gerakan Masyarakat (Germas) untuk mengangkat derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Kegiatan seminar pemberdayaan masyarakta tersebut juga mendukung BPOM yang telah menginisiasi program dan kegiatan di bidang keamanan pangan yang berbasis masyarakat sejak tahun 2014, yaitu program Desa Pangan Aman, program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Pangan Jajanan Anak Sekolah Aman.
Program tersebut diintegrasikan melalui kegiatan Germas SAPA (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman) yang di-launching pada 2017 oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI dan merupakan program prioritas nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2020-2024.
“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat terwujud sinergi antara stakeholders dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Bulungan sehingga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya pangan yang sehat dan aman,” ucapnya. (redaksi-hms)

























