Pembukaan Benuanta Economic Forum (BEF), Ketua Komisi I DPRD Kaltara Dapat Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi

TANJUNG SELOR – Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Kalimantan Utara H.Alimuddin, ST menghadiri kegiatan Benuanta Economic Forum (BEF) Provinsi Kalimantan Utara Semester I Tahun 2026 yang mengusung tema “Menavigasi Transformasi Ekonomi Kalimantan Utara Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan di Tengah Dinamika Industri Pertambangan.” Yang dilaksanakan di Lt. 1 Kantor Gubernur Kalimantan Utara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala,SE., M.Si, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kaltara, Forkopimda Kaltara, Bupati/Wali Kota Se-Kaltara, Jajaran Pejabat Pemprov. Kaltara.

Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan para pemangku kepentingan untuk berdiskusi mengenai arah pembangunan ekonomi Kalimantan Utara.

Forum ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi yang didorong sektor pertambangan dengan upaya menciptakan pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Kalimantan Utara H.Alimuddin, ST berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang adaptif terhadap dinamika global, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Utara sebagai salah satu kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Kami menyambut hangat kehadiran Bapak di Bumi Benuanta. Semoga kita terus bergandengan tangan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi, dan memajukan daerah yang kita cintai ini,” Ungkap Alimuddin.

Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan melalui penguatan hilirisasi sektor unggulan, pengembangan industri berbasis sumber daya alam dan energi hijau, serta pembangunan ekosistem ekonomi digital yang inklusif.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur konektivitas, penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), percepatan pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning–Mangkupadi, serta perluasan kerja sama regional dan internasional guna menarik investasi produktif.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan peluncuran website Siap SiGapKU oleh Wakil Gubernur bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik.

Peluncuran platform tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi, meningkatkan akses informasi, serta mendukung transformasi ekonomi Kalimantan Utara menuju pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika industri pertambangan. (*)