Lomba Cipta Menu Salah Satu Upaya Atasi Masalah Gizi

BULUNGAN, teropongborneo.my.id – Kegiatan lomba cipta menu bertujuan mewujudkan konsumsi pangan berkualitas, bukan berarti pangan yang mahal, melainkan pola komsumsi makanan sehari-hari yang tepat, mengandung gizi lengkap sesuai kebutuhan tubuh serta sesuai dengan data terima dan kemampuan daya beli masyarakat. Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Ingkong Ala, SE, M.Si menyampaikan hal tersebut saat membuka Lomba Cipta Menu 2021 di Aula Rumah Jabatan Bupati di Jl Jelarai Raya, Tanjung Selor pada Senin (11/10) kemaren.

“Konsumsi pangan yang berkualitas ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan gizi ganda yaitu kekurangan dan kelebihan gizi,” ucap Wabup dalam acara yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Bulungan. Dilanjutkan, salah satu masalah kekurangan gizi yang saat ini menjadi perhatian pemerintah adalah Stunting yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.

Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita, namun juga terhadap remaja putri yang merupakan calon ibu masa mendatang.

Berbagai persoalan kesehatan juga dihadapi masyarakat dewasa ini akibat dari kelebihan gizi seperti kelebihan berat badan atau obesitas yang rentan terhadap penyakit jantung, diabetes dan lainnya yang juga dapat berdampak tidak baik terhadap kesehatan dan perkembangan tubuh manusia.

“Melalui lomba ini kiranya dapat memantapkan kemandirian pangan lokal dan pelestarian sumber daya alam, dengan memanfaatkan hasil potensi alam daerah, misalnya sagu, jagung, singkong, ubi jalar, pisang, sukun dan lain-lain yang tersebar di seluruh kecamatan,” urai Wabup.

Dilanjutkan, dengan proses pengolahan menjadi bahan pangan fungsional yang mengandung berbagai nutrisi selain mampu meningkatkan kualitas konsumsi pangan diharapkan pula dapat membantu penambahan pendapatan rumah tangga.

Untuk memotivasi masyarakat agar mau mengkonsumsi makanan sesuai pola pangan harapan atau pph, Wabup secara khusus berpesan kepada Tim Penggerak PKK kabupaten, kecamatan dan desa, serta organisasi-organisasi wanita yang ada, untuk dapat memasyarakatkan betapa pentingnya konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman yang mengutamakan sumber daya pangan lokal kepada seluruh masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga.

“Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi yang potensinya cukup besar perlu terus digalakkan dan dioptimalkan,” pesannya. Selanjutnya kepada para camat dan seluruh kepala OPD Pemerintah Kabupaten Bulungan dan pihak-pihak yang terkait dengan pengelolaan pangan, juga diminta senantiasa melakukan upaya-upaya maksimal untuk tetap dapat menjamin kemantapan ketahanan pangan. Baik yang berkaitan dengan produksi, ketersediaan, distribusi, dan keamanan pangan. terutama dalam menyikapi perkembangan terkini di tingkat lokal, nasional maupun global.

Dijelaskan, Lomba Cipta Menu tingkat Kabupaten Bulungan merupakan salah satu upaya untuk mensosialisasikan konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2009, tentang Kebijakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.

Selain itu, juga diharapkan menjadi salah satu solusi upaya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang menekankan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhan pangan merupakan hak asasi setiap masyarakat. (hms-LS).