TANJUNG REDEB, BERAU – Wujudkan Berau Sebagai Kota Nyaman dan Bebas Kumuh (Sub), Bupati Berau, Hj Sri Juniarsih menghadiri dan membuka Sosialisasi dan Kolaborasi Implementasi Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh (P2KPKPK) di Kabupaten Berau, di ruang rapat RKPD, Kantor Balelitbang.
Pada acara yang sekaligus dirangkai dengan Launching Berau Tersenyum tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan, upaya mewujudkan kota yang nyaman, diperlukan keterlibatan dari setiap pemangku kepentingan.
“Mulai pemerintah pusat, daerah, sektor swasta, komunitas filantropi, komunitas, organisasi masyarakat, akademis perguruan tinggi dan lembaga lainnya,” katanya.
Menurutnya, semuanya memiliki peran penting untuk mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan sesuai dengan kapasitas masing-masing. Pasalnya, permasalahan ini tentu tidak dapat tuntas oleh satu pihak atau pemerintah saja.
Tetapi sangat memerlukan kolaborasi multi sektor, mulai sisi pelaksanaan maupun pendanaan, termasuk adanya peran aktif swasta dan masyarakat sebagai pelaku pembangunan.
Hal inipun sejalan dengan capaian target RPJMD Berau hingga tahun 2026. Untuk menuntaskan pemenuhan akses air minum layak hingga 97 persen.
Kemudian akses sanitasi layak hingga 90 persen dan pengelolaan persampahan menjadi 100 persen dan pengurangan kawasan kumuh yaitu Nol hektar.
Mengenai Launching, Bupati menegaskan agar peranan perangkat terkait getol menyukseskan Berau Tersenyum. Hal ini untuk mewujudkan Kabupaten Berau yang layak huni, sanggam dan menyejahterakan.
Seperti branding yang diusung oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, yaitu TERSENYUM – Tertata, Sehat, Nyaman, Unggul dan Menarik.(Diskominfo)
By@admin.

























