14 Orang Dari Bulungan Pelajari Budidaya Kakao di Berau

BERAU (KALTIM) – Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan mengirimkan sejumlah petani atau pekebun untuk mempelajari teknik budidaya dan paska panen tanaman Kakao di Kampung Merasa, Kecamatan Kelai, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (29/11) kemaren.

Produk Kakao asal Berau diketahui masuk 8 besar biji Kakao yang lolos seleksi Indonesian National Cocoa of Excellence 2021 dari 58 biji kakao se-Indonesia.

Sebanyak 8 Kakao tersebut juga berkompetisi dalam ajang bergengsi Cocoa of Excellence di Paris, Prancis, 2021.

Sebanyak 14 orang dari Bulungan yang mengikuti pelatihan selama 5 hari terdiri 4 orang dari Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, 7 orang dari Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat dan 3 orang penyuluh.

Wakil Bupati Bulungan Provinsi Kalimantan Utara Ingkong Ala, M.Si yang turut mendampingi berharap, para petani atau pekebun asal Bulungan dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar dapat mengembangkan tanaman Kakao dengan baik.

Disebutkan, budidaya Kakao di Bulungan sempat menjadi primadona petani namun kemudian terjadi penurunan produksi.

“Semoga melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kembali semangat petani di Bulungan untuk mengembangkan Kakao untuk meningkatkan pendapatan,” harap Wabup.

Untuk diketahui, Kampung Merasa merupakan salah satu sentra produksi Kakao di Berau. Pabrik Berau Cocoa di tahun 2020 berhasil menjual ekspor maupun domestik hingga 260 ton.

Dinas Perkebunan Kaltim menyebutkan, angka produksi Kakao di Berau meningkat mulai 600 kg/hektare tahun 2018, empat tahun berselang menjadi 750 kg/hektare. Luasan kebunnya pun turut bertambah, hingga mencapai 3.200 hektare pada 2021. (admin-SP)

sumber : pemkab.