BUPATI NUNUKAN LANTIK PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA, ADMINISTRATOR, PENGAWAS DAN JABATAN FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN NUNUKAN

NUNUKAN, teropongborneo.my.id – Pada akhir Februari, Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan mengadakan seleksi terbuka atau assement tes Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang berlangsung di Gedung Diklat BKPSDM Nunukan. Dari hasil seleksi tersebut, Panitia Seleksi Terbuka (Selter) JPTP menetapkan 8 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama terdiri dari 7 Kepala OPD dan 1 Sekretaris DPRD Kabupaten Nunukan. Dengan peraturan yang ada, Bupati Nunukan dapat melantik perangkat daerah 6 bulan sebelum penetapan calon Bupati dan 6 bulan setelah pelantikan Bupati baru diperkenankan untuk melantik.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, SE MM PhD melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Jabatan Fungsional yang bertempat di Ruang Rapat serbaguna Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan. Turut hadir Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, SE MSi, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, S IP MSi, Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Hj. Rahma Leppa, Para Asisten Setda Kabupaten Nunukan, unsur Forkopimda dan tamu undangan yang sempat hadir, Jumat (18/3).

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan menyampaikan bahwa setelah pelantikan ini semua jabatan OPD tidak ada lagi yang kosong. Untuk itu semua program kegiatan yang telah disusun segera dieksekusi supaya bisa memberikan stimulus bagi peningkatan kegiatan ekonomi dimasyarakat.

“Saya tegaskan kepada para camat yang saya lantik hari ini, saya perintahkan untuk menuntaskan vaksinasi dari tahap 1 tahap 2 dan vaksin booster. Data – data yang tersedia segera dieksekusi cari penyebabnya dan solusinya mengapa vaksinasi sampai saat ini belum mencapai target yang kita inginkan,” tegas Laura

Laura juga akui hampir 2 tahun mengurus persoalan terkait vaksinasi yang belum mencapai target adalah tantangan yang berat. Sementara untuk kepala OPD, perlu memahami apa yang dimaksud dengan loyalitas dan harus paham tugas dan fungsinya tanpa keluhan apapun. Chemistry kerja perlu ditingkatkan terutama pada lingkup OPD, lintas OPD baik juga kepada seluruh pejabat-pejabat atas yang ada. Harus peduli dan respon keadaan dilapangan terumata kepala OPD harus jeli melihat isu – isu yang berkembang dilapangan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

Menutup sambutannya, Bupati Nunukan menyampaikan 2 bait pantun yang berbunyi :

Jabatan itu adalah Amanah

Silih berganti itu adalah biasa

Semoga hidup kita berkah

Jabatan apapun kita terima

Panti sosial panti asuhan

Selalu Bersama dalam keseharian

Semua yang dilantik adalah pilihan

Jagalah amanah serta kepercayaan

Upacara pelantikan diakhiri dengan ucapan selamat kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Jabatan Fungsional yang baru saja dilantik dan foto Bersama.(admin-wt)

Sumber-Diskominfo